Latest Entries »

8760 hours

Bismillahirrahmanirrahiim..

2013, yep…this is the year where all the total actions are needed to the most. This is the year where I will push my skills to the limit…this is the year where I will determine myself to be a feasible and professional well construction and completion engineer..

Ya Allah, the road is still laying out there waiting to be passed…please make things easy and guide me to the right way where You always shower your Barokah and Blessings…

Amin..

 

23 tahun sudah perjalanan di hamparan Bumi Allah SWT…penuh dengan suka, duka, canda , dan tawa..smoga langkah kedepan semakin barokah.. Amin

Am I ready??

Dunia kerja emang menjadi salah satu dunia yang insya Allah bakalan di lewati bagi para calon2 penggondol gelar sarjana, bgitupun juga dengan saya. Jauh hari ketika kk saya mulai mencicipi “nikmat” nya dunia kerja ketika ia beranjak untuk Kerja Praktek ato yang nge trend disebut dengan KP, saya pun udah mimpi banget tuh bisa secepat mungkin ber KP juga. Allahmdulillah summer 2010 kmaren hal itu tercapai juga, saya keterima kerja praktek di salah satu company impian saya untuk bekerja di masa mendatang, yakni Total E&P Indonesie.

Sekilas tentang Total E&P Indonesie (TEPI), company ini merupakan anak perusahaan dari Total S.A yang dimana merka bergerak di bidang energy khususnya Oil and Gas. Company yang berasal dari negeri menara Eiffel ini merupakan salah satu top 5 di bidang oil and gas selain dari pada British Petroleum (BP), Royal Dutch Shell, Exxon Mobil, ConocoPhillips, Chevron. Alhamdulillah banget jadinya saya diterima untuk ber-KP-ria disana.. hehe.

Bekerja di Oil and Gas sebenarnya sudah merupakan mimpi saya semenjak masih SD, mengingat background keluarga yang sangat kental hubungannya dengan hal ini. Papa sudah berkecimpung dan mandi garam semenjak kk saya belum lahir, yakni tahun 1985 hingga saat ini beliau masih berperan aktif dalam TEPI. Berangkat dari hal itulah minat saya bekerja untuk oil and gas semakin lama semakin subur saja. Pada awalnya sih minat ini biasa2 aja, nothing special lah..hingga sampai saat itu, ketika brama kecil yang maish berumur 10 tahun diajak ama papa untuk pergi ke salah satu oil rignya total yang beroprasi di daerah Delta Mahakam. Masih terekam jelas napak tilas perjalanan kali itu, kami berangkat dari balikpapan menuju Handil 2 Base, kmudian dilanjutkan menggunakan Seatruck (semacam speed boat besar bermesin diesel) yang bernama Subadra. Perjalanan kami tempuh selama 2 jam menyusuri lika liku delta mahakam yang dipenuhi dengan nipah2 dan bakau..hingga pada akhirnya kami sampai di Swamp Barge Rig yang bernama “MAERA”.

Singkat cerita, jadi semenjak itulah niat saya tumbuh berkembang pesat untuk bekerja di oil and gas company ini, hingga pada akhirnya saya mendengar istilah service company, mereka2 ini yang memberika service terhadap oil company. Contohnya, Schlumberger, Halliburton, Baker Hughes, BJ, Weatherford, Elnusa, dll. Wow….jujur, impian saya adalah bekerja di company macam itu…awalnya sih karena duit.. (hihihih matre ya gw), selain itu jam terbang pengalaman dan ilmu yang bertambah pesat karena langsung berkontak2an dengan tools juga mobility yang tinggi menjadi alasan utama saya untuk ingin sekali bekerja di service company.

Tiba saat yang saya harus KP (sorry mempersingkat cerita nih, bakalan panjang soalnya). Alhamdulillah saya ketrima di total indonesie, dan yang paling bikin excited nya lagi, saya di tempatkan sebagai “Well Construction Engineer Trainee”…Prikitiew….(kata sule). Entity tempat saya bekerja yakni DWL/DRL/TTH/ENG. DWL sendiri ialah nama divisi, kalo DRL itu singkatan dari Drilling, sedangkan TTH itu sub departement tmpat saya bekerja, TTH itu sbenarnya singkatan dari nama lapangannya total di daerah delta mahakam..namanya Tambora, Tunu, Handil, mangkanya di singkat jad TTH. kalo ENG sih itu singkatan dari Engineering, karena saya kan sempet bertitle Well Construction Engineer Trainee gt loh.. hehehe.

KP ini berlangsung selama 12 minggu ato 3 bulan..jadi cukup lama bagi saya untuk merasakan “nikmat” nya bekerja sebagai trainee disana (baca: future drillign engineer) hehe. Kebetulan saya ditempatkan satu ruangan dengan Mas Sholihin Putra, sesama drilling engineer lulusan ITB bandung yang dulu pernah kerja untuk Santos Australia… wow…

Bekerja di dunia perminyakan banyak tantangan, terutama ketika drilling rig yang kita urus mengalami masalah, kalo bangsanya string stuck di wellbore sih cetek, tapi klo misalkan udah dapat kejadian “well control”, wah itu siap2 romusha deh di kantor…bisa stay back until late just to make sure everything is handled accordingly, karena sebagai engineer kitalah yang membuat rumus untuk jalan keluar dari masalah tersebut bersama orang2 dari entity lain maupun sesama work colleague, salah2 dikit.. jutaan dolar melayang.. ($__$)”” OH MY GOD……

Tapi disitulah serunya, terkadang sesuatu yang dikerjakan kalo nda ada pressure maupun tantangan itu mah yang ibarat nyetir mobil di jalan lurus terus nda ada belok2nya….nikmatnya menikmati pressure untuk mencari sebuah solusi, ditambah tugas2 lain yang menanti manjadi bumbu tersendiri bagi career path seorang well construction engineer…

Well, selama 3 bulan itu saya juga sempat beranjak ke rig yang which is kesempatan yang sangat langka bagi orang2 awam kayak saya untuk berada hundreds of miles away from your beloved kampung halaman…disitu saya melihat bagaimana betapa kerja di sebuah oil rig itu dibutuhkan suatu kompetensi yang dimana tidak smua orang bisa melakukannya, mengapa??

Pertama, very long working hours. Ya, bekerja di oil rig itu byasanya 12 jam- 12 jam yang artinya kita kerja 12 jam non stop dari pagi sampe sore, sore sampe pagi, dari tengah malam sampe tengah siang, bgitupun sebaliknya.

Kedua, repetitive job. Bekerja disana dibutuhkan ketahanan mental yang kuat agar tidak bosen. Karena sesungguhnya bekerja di oil rig itu pretty much repetitive sekali, banyak pengulangan..yang dikerjain ya itu itu aja..kalo bosen gimana hayo?

Ketiga, dangerous environment. Kesadaran akan safety, sangatlah penting jikalau berada di anjungan pengeboran lepas pantai. Karena kita pretty much selama 12 hours shift itu kita bisa dibilang 70% terekspose ke dalam bahaya yang selalu mengintai jika kita lengah dalam melakukan pekerjaan. Selama saya KP di total, ada beberapa kejadian yang masya Allah terrible sekali…walopun bukan fatality, cuma sangatlah buruk pokoknya. So ini pesan juga untuk para pembaca..stay safe guys!!

Keempat, Time basis job.  Karena kerja anda di lapangan, jadi kita tuh kerjanya berdasarkan rooster yang time basis gt, ada yang kerjanya 2 minggu on di laut, 2 minggu off. Ada yang 4 minggu on, 4 minggu off…gt. Gak smua orang bisa menerima fakta seperti ini, jadi dibutuhkan kesiapan mental yang khusus, mungkin yang kelima juga kalo di rig itu lack of entertainment except for food dan sleeping. hohoho.. So dont forget to bring your own entertainment console kalo ke rig ya!!

Yah…kriteria2 orang2 yang bisa menaklukkan tantangan yang diatas lah yang mungkin bisa survive untuk bekerja di oil and gas company.. hehehe..dan insya Allah saya yakin akan kemampuan diri ini untuk bisa bekerja di Oil and Gas company. pertanyaannya adalah Am I Ready?? jawabannya Insya Allah…

sekarang giatkan dulu jihad fiisabilillah di perkuliahan sebelum diri ini berkontribusi di dunia oil and gas. Amin..

well smoga bermanfaat deh…dan keep istiqamah ya!!!

Bismillah…

Assalamu’alaykum warohmatullahi wabarokatuh..

inilah langkah pertama saya untuk menuliskan dan berbagi sebagian dari jalan cerita maupun lika liku di kehidupan sebagai mahasiswa dan calon drilling engineer insya Allah.. heheh Amin…

 

mohon bimbingannya ya!! masih newbie nih.. hohoho